Mengenal PHP CI

Mengenal PHP CI Beserta Keuntungan Penggunaannya

 

PHP adalah sebuah bahasa pemrograman web yang popular, dan tangguh. Belajar PHP cukup menyenangkan, karena bahasa ini tergolong mudah untuk di pelajari. Untuk mempermudah dan mempercepat pengembangan aplikasi dengan PHP, banyak bermunculan framework PHP, satu di antara nya adalah Code Igniter.
Code Igniter (CI) adalah sebuah framework PHP. Framework itu sendiri adalah suatu kerangka kerja yang berupa sekumpulan folder yang memuat file-file php yang menyediakan class libraries, helpers, pluginsdan lainnya . Framework menyediakan konfigurasi dan teknik coding tertentu.
Instalasi Code Igniter
Karena berupa folder php, maka instalasi Code Igniter, cukup dengan mengekstrak file kompresi yang di dapat dari situs www.codeigniter.com dan menempatkannya di dalam folder directory web server anda. Kemudian edit file config.php yang ada di application/config/config.php dan set base URL anda, misal : http://localhost/ci. Jika anda hendak menggunakan database, edit file database.php yang ada di application/config/database.php. Setting database anda di file tesebut.
Setelah di lakukan instalasi dan setting, test lah Code Igniter anda dengan membuka browser anda dan mengetikkan url yang anda taruh di file config.php di atas, misal : http://localhost/ci. Jika muncul halaman welcome ala Code Igniter, maka Code Igniter telah siap di gunakan.
Konsep Model-View-Controller (MVC)
Konsep MVC adalah konsep pemisahan antara logic dengan tampilan dan database. Manfaat konsep ini adalah, membuat coding logic lebih simple, karena sudah di pisah dengan code untuk tampilan dan membuat programmer dapat bekerja secara terpisah dengan designer. Programmer mengerjakan logic, sedangkan designer berkutat dengan design dan tampilan.
Model → Merupakan code struktur data. Model berisi fungsi di dalam pengolahan database. Script Sql masuk di sini.
View → Merupakan code untuk menampilkan tampilan suta program. Tampilan dapat berupa web page, header, footer dan apa saja yang berjenis tampilan.
Controller → Merupakan code untuk logic, algoritma dan sebagai penghubung antara model, view, dan sumber lain yang di perlukan untuk mengolah HTTP request dan generate web page.
CI menerapkan pola MVC yang flexible, karena model dapat tidak di gunakan. Anda dapat hanya menggunakan Controller dan View saja dalam menggunakan CI tanpa Model. Jika anda tidak memerlukan pemisahan di dalam struktur data dan database atau menganggap penggunaan model hanya menambah kompleks aplikasi dengan keuntungan yang kurang sebanding, maka anda dapat tidak menggunakan model.
Adapun beberapa keuntungan menggunakan codeigniter, diantaranya yaitu:
  • Ditulis Menggunakan PHP 4. Meskipun codeigniter dapat berjalan pada PHP 5, namun sampai saat ini kode program codeigniter masih dibuat dengan menggunakan PHP 4. Hal ini dilakukan agar codeigniter dapat tersebar lebih luas di komunitas PHP. Karena hingga saat ini, sebagian besar web hosting masih menggunakan PHP 4. Jika codeigniter dibuat dengan PHP 5, tentu saja hasilnya akan jauh lebih canggih, karena bisa memanfaatkan teknologi PHP 5 yang saat ini masih belum dapat dilakukan oleh PHP 4, misalnya untuk menerapkan konsep OOP Multiple Inheritance.
  • Berukuran kecil. Ukuran codeigniter yang kecil merupakan keunggulan tersendiri. Dibanding framework lainnya yang berukuran besar, serta membutuhkan resource yang besar pula untuk berjalan. Pada codeigniter, bisa diatur agar system meload library yang dibutuhkan saja, sehingga dapat berjalan ringan dan cepat.
  • Menggunakan konsep M-V-C. Codeigniter menggunkan konsep M-V-C (Model-View-Controller) yang memungkinkan pemisahan antara layer aplication-logic dan presentation.
  • URL yang sederhana. Secara default, URL yang dihasilkan Codeigniter sangat bersih (Clean) dan Search Engine Friendly (SEF).
  • Memiliki paket library yang lengkap. Codeigniter memiliki library yang lengkap untuk mengerjakan operasi-operasi yang umum dibutuhkan oelh sebuah aplikasi berbasis web, misalnya mengakses database, mengirim email, memvalidasi form, menangani session, dan sebagainya.
  • Extensible. Sistem dapat dikembangkan dengan mudah dengan menggunkan plugin dan helper, atau dengan menggunakan hooks.
  • Tidak memerlukan Template Engine. Meskipun Codeigniter dilengkapi dengan template parser sederhana yang dapat Anda gunakan, tetapi hal ini tidak mengharuskan Anda untuk menggunakannya. Penggunaan Template Engine dapat mengurangi performance dari sistem.
  • Dokumentasi lengkap dan jelas. Dari sekian banyak framework, codeigniter adalah satu-stunya framework dengan documentasi yang lengkap dan jelas. Silahkan baca CodeIgniter User Guide. Tim pengembang Codeigniter berkomitmen bahwa dokumentasi juga sama pentingnya dengan kode program Codeigniter itu sendiri. Source kode Codeigniter juga dilengkapi comment didalamnya, sehingga memperjelas fungsi sebuah kode program.

Related Posts:

0 Response to "Mengenal PHP CI"

Poskan Komentar